Jangan lupa mampir ya......

Selasa, 11 Agustus 2009

Nasi Liwet Nggak Lekang Oleh Teror

Assalamu'alaikum
Pagi-pagi ba'da shubuh seperti biasa saya memanaskan kendaraan untuk pergi belanja ke pasar, kebetulan hari itu saya dapat pesanan nasi box cukup banyak sehingga harus belanja lebih pagi. Sepanjang perjalanan dari rumah ke pasar suasana cukup tenang ditemani sejuknya udara pagi hari, saya dikejutkan oleh raungan sirine ...ternyata BRIMOB melintas berpapasan dengan saya, pikiran saya apa ada maling (kata orang daerah saya tempat lewatnya para pencuri untuk akses ke luar kota) pas melewati exit tol JORR dekat perempatan bundaran Jatiasih banyak sekali mobil patroli berjejer ada apa gerangan? pikir saya menunggu kalo ada mobil curian yg keluar tol tinggal sergap kali ya....

Saat melewati barisan Polisi itulah saya seperti biasa pmendengarkan radio rencananya mo dengerin kuliah shubuh...ternyata ada stop press kalau di daerah komplek deket rumah di Jatiasih saat ini sedang terjadi baku tembak antar polisi dengan teroris katanya......(bersambung)

detikcom : Merawat Peralatan Tembikar

title : Merawat Peralatan Tembikar
summary : Peralatan makan dari tembikar atau tanah liat yang polos ataupun diglasur bisa memberi kesan etnik yang cantik. Peralatan tembikar bisa jadi pengganti peralatan porselain. Apa saja yang perlu diperhatikan saat memilih dan memakainya? Simak info berikut ini! (read more)

Jumat, 07 Agustus 2009

New Image


Bismillahirahmaanirahiim,

Dengan mengucap alhamdulillahirabbil Alamin, mulai awal Agustus 2009 bertepatan dengan Bulan Sya'ban (menjelang Ramadhan) kami telah merubah citra dari gambar yang sebelumnya dengan "Punakawan" lengkap, untuk kali ini dalam rangka memulai dari sang "Petruk" dimana petruk identik dengan panengahnya Punakawan. Petruk bisa jadi contoh untuk selalu melayani dengan welas asih, tetapi tidak meninggalkan kebiasaanya yang sederhana & menolong saudara & teman.

Kami berharap tauladan petruk dapat kami contoh, walaupun bentuknya kurang menarik, namun isi hatinya sebenarnya baik dan setia.

Semoga kesetiaan kami kepada pelanggan tetap terjaga......


Selamat Pagi.....tetap semangat.....

Selasa, 04 Agustus 2009

detikcom : Beda Jenis Teh, Beda Pula Khasiatnya!

title : Beda Jenis Teh, Beda Pula Khasiatnya!
summary : Anda pecinta teh? Jenis teh apa yang sering Anda minum? Ternyata tak hanya kaya antioksidan, setiap jenis teh memiliki khasiat dan manfaat tersendiri untuk tubuh. Mulai dari camomile tea, jasmine tea, sampai dengan white tea. Temukan infonya di sini! (read more)

Minggu, 02 Agustus 2009

SBY Sampaikan RAPBN 2010

Luhur Hertanto - detikNews

Jakarta - Presiden SBY pagi ini dijadwalkan untuk menyampaikan pidato nota pengantar keuangan dan RAPBN 2010 di hadapan rapat paripurna luar biasa DPR-RI, Senin (3/8/2009). Rancangan APBN 2010 ini akan menjadi APBN bagi tahun pertama pemerintahan terpilih 2009-2014.

Materi RAPBN 2010 ini sama seperti yang sebelum-sebelumnya. Salah satunya asumsi nilai tukar rupiah terhadap US$ dan harga minyak dunia yang kemudian akan menjadi dasar penghitungan pemerintah dalam menganggarkan besaran subsidi energi dalam negeri.

Tidak terkecuali usulan pemerintah terhadap nilai anggaran bagi kegiatan rutin setiap departemen, lembaga negara, dan berbagai program pembangunan peningkatan kesejahteraan rakyat. Hal penting lainnya adalah prioritas program, target capaian pertumbuhan ekonomi, nilai inflasi, dan defisit anggaran.

Biasanya semua ini disampaikan oleh Presiden RI bersamaan dengan pidato kenegaraan jelang peringatan Hari Kemerdekaan RI pada tangal 16 Agustus. Khusus tahun ini dimajukan ke 3 Agustus sebagai penyesuaian terhadap masa transisi anggota DPR periode 2004-2009 ke 2009-2014 pada 1 Oktober mendatang.

Jadi, anggota DPR 2004-2009 yang membahas RAPBN 2010 itu karena memang mereka sudah menguasai materinya. Targetnya usulan pemerintah tersebut sudah disahkan DPR sebagai APBN sebelum 1 Oktober 2009.

Tinggal sekarang menunggu apakah di sisa waktu 2 bulan ini para anggota perlemen mau ngebut menyelesaikan RAPBN menjadi APBN. Bukan hanya agar anggota DPR yang baru tidak terbebani oleh tugas yang menjadi tanggungjawab seniornya, tapi agar per 1 Januari 2010 program pembangunan bisa langsung dikerjakan.

Semoga saja dinamika politik pasca pileg dan pilpres tidak mempengaruhi kinerja DPR di akhir periode jabatannya.
(lh/sho)

Aneka Masakan Patin

GB
Ikan Patin Goreng Rawit Ijo
Jakarta - Ikan patin dari warung ini memang dahsyat. Ikan patin hidup, ditangkap, disiangi, dibumbui dan digoreng. Tentu saja rasanya sangat gurih. Apalagi setelah disiram bumbu cabai rawit hijau yang pedas menggigit. Disuap hangat dengan nasi timbel. Huah..huah.. benar-benar hebat sengatanya!

Setelah bolak-balik melintasi warung ini di Pangkalan Jati akhirnya saya tergoda juga. Pasalnya, kepulan asap dari panggangan yang ada di luar warung menebarkan wangi ikan yang menggelitik selera. Warung makan ini memang menempati halaman depan rumah yang teduh.

Area yang terbuka membuat suasana jadi lebih santai. Di sisi kanan ada akuarium besar berisi ikan gurame, ikan lele, dan ikan mas. Sedangkan di ujungnya ada akuarium lain berisi ikan patin hidup. Dapur yang terbuka membuat pengunjung bebas menghirup aroma sedap masakan yang sedang dibuat sang koki.

Pilihan saya jatuh pada nasi timbel komplet dengan lauk ikan mas bakar plus ikan patin goreng bumbu rawit hijau. Khusus nasi timbel yang jadi andalan warung makan ini lauknya bisa memilih; ikan bawal, ikan mas, ikan patin atau ayam bakar. Juga ada berbagai jenis ikan bakar, cumi dan udang sebagai tambahan lauk.

Menu makanan Sunda yang diusung rumah makan ini diperkuat kesannya dengan interior serba bambu dan kayu, atap dari siram, dan ada ruangan khusus untuk lesehan. Gending Sunda yang diputar dan tiupan angin semilir di halaman rumah yang teduh ini terasa nyaman sehingga waktu yang cukup lama menanti makanan datang tidak terasa.

Penyajian makanannya cukup lama karena ikan mas dan ikan patin hidup dijaring dulu dari akuarium. Setelah disiangi barulah dibawa ke luar untuk dipanggang. Api arang yang cukup panas dan olesan bumbu menebarkan aroma wangi ikan yang sangat gurih!

Nasi timbel komplet disajikan dalam piring anyaman bambu. Nasi timbel berbungkus daun pisang, disanding dengan ikan mas bakar, tahu dan tempe goreng, lalapan (timun, kemangi, terung bulat) plus satu pincuk kecil sambal. Semangkuk sayur asam yang panas mengepulpun menjadi pelengkapnya. Wah, rasanya air liur hampir titik melihat sambal plus ikan mas yang menggiurkan!

Benar saja dugaan saya, daging ikan masnya terasa lembut, kulitnya garing renyah dengan jejak gosong yang wangi. Sapuan sambal kecap memberi aksen legit karamel dan sedikit pedas. Makin dahsyat setelah dicocol sambal cabai yang ditumbuk kasar. Sengatannya makin memicu semangat bersantap.

Nasi timbel yang pulen dan wangi menebarkan aroma harum daun pisang. Setelah diadu dengan ikan mas bakar, cocolan sambal plus lalap, rasanya sungguh nikmat. Ikan mas bakarnya memang juara. Meskipun kecil tetapi tidak memiliki aroma tanah, tetapi justru gurih kenyal. Ini karena ikan mas hidup yang diolah.

Tak berbeda jauh dengan ikan patin goreng rawit ijo. Disajikan dalam piring oval, ikan patin ukuran sedang dibelah membujur dan digoreng kering. Siraman bumbu rawit hijaunya menutupi hampir seluruh permukaan ikan ini. Aroma cabai yang menyengat segera tercium.

Sobekan pertama ikan patin goreng ini terasa gurih renyah. Lumuran bumbu rawit hijau yang digerus kasar dengan bawang putih dan merah benar-benar dahsyat sengatannya. Rasa pedas menyengat di ujung lidah langsung membuat mulut serasa panas membakar.

Nyatanya rasa pedas cabai rawit hijau ini justru memicu semangat untuk terus makan. Gurih renyah daging ikan patin juga tak mempunyai aroma tanah. Pastinya karena ikan patin diolah dari ikan patin hidup yang sudah ditangkar di dalam akuarium beberapa jam. Meskipun keringat berlelehan, tak menyurutkan saya untuk menghabiskan ikan patin ini hingga ke ujung kepala. Gurih-gurih renyah dan pedas!

Harga yang harus saya bayar siang itu ternyata tidak membuat keringat makin deras karena 1 paket nasi timbel harganya Rp. 20.000,00 dan ikan patin goreng rawit hijau Rp. 20.000,00. Bukan hanya kenyang tetapi tubuh terasa segar saat ke luar dari warung makan ini! (sumber: detik.com)

Sabtu, 01 Agustus 2009

Kobucha

Memilih Kobucha


Pilihlah yang tua, labu berat dan bijinya sudah agak terlepas dari dagingnya. Jika masih muda tentu saja akan lembek saat dikukus atau direbus. Jenis yang hijau bisa diolah dengan kulitnya karena empuk. Jenis yang oranye perlu dikupas dulu. Jika taka da bisa diganti dengan labu parang biasa. Labu ini enak diolah untuk campuran tumis, sup, untuk campuran gulai, kari atau untuk kue. Karena rasanya yang legit dan teksturnya lembut seperti ubi jalar kuning.